Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah
Ide Usaha

Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah

Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah MeriahKali ini saya akan ngeblog tentang ramuan tradisional untuk jamu kuat yang murah meriah. Rakyat sehat negara kuat, itu merupakan slogan dari kedai Jamu Bukti Mentjos, sebuah kedai jamu yang menyediakan ramuan tradisional Jawa asli untuk kesehatan. Kedai ramuan tradisional ini terletak di Jalan Salemba Tengah No.48 Senen, dengan jalan masuknya berada di seberang UI kampus Salemba. Asal-muasal kata nama kedai jamu ini bernama Mentjos (mencos) ini, konon katanya karena letak kedai jamu ini yang mencos.

Dalam Bahasa Jawa, arti mencos ini adalah mencong (kalo kita sudah kesana, kita akan langsung paham apa artinya mencos  ini). Saya masih penasaran nih dengan arti mencos ini yang sebenarnya bukan hanya katanya-katanya. Setelah dicek ternyata menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) arti mencos adalah (1) lancip; (2) menyimpang dari sasaran.

Arti kedua cukup menarik, menyimpang dari sasaran? Kenapa ya? Melalui pengamatan yang mendalam mungkin arti ini cocok juga sih dengan kedai jamu ini. Alasannya karena di seberang depan kedai jamu ini ada sebuah masjid, nah kadang pas adzan, yang minum jamu anteng-anteng aja gak buru-buru sholat ke masjid. Jadi yang nongkrong di kedai jamu itu bisa kita sebut mencos (menyimpang dari sasaran) hehehehe. Selain di Salemba ini, kedai Jamu Mentjos ini ada juga ada cabang di Daerah Cibubur tepatnya di Jalan Alternative Cibubur Km 1, Komplek DDN No 18 Cibubur. Oh iya kalau cabang cibubur namanya bukan Bukti Mentjos tapi Warung Bukti Alami (Telp. 081288663139, siapa tahu nyasar). So bagi yang rumahnya di pinggiraaaaaaaaaaaaan Jakarta yang dekat Timbuktu bisa ke pergi ke Cabang Cibubur. Oh iya mereka sudah punya facebook dan sudah jualan online, ternyata tukang jamu zaman now belajar internet marketing juga.

Pengalaman Minum Ramuan Tradisional

Mau tahu  cerita kenapa saya bisa sampai jadi langganan setia ramuan tradisional ini. Tidak? Gak apa-apa karena saya akan tetap cerita. Saat itu saya ada rapat di Bogor, namun saya malas sekali pergi kesana. Masalahnya bukan karena jauhnya tapi ini akibat hampir sudah seminggu saya kena batuk parah. Saat itu saya sudah 2 (dua) kali saya pergi ke dokter, biasanya untuk penyakit batuk seperti ini saya harus ke dokter 2-3 kali (teman yang pernah satu bagian dengan saya tahu tentang ini). Kata istri saya, saya sudah kebal dengan antibiotik sehingga dibutuhkan antibiotik yang lebih keras dari sebelumnya (jangan terlalu percaya, istri saya akunting bukan dokter).

Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah Ramuan Tradisional untuk Jamu Kuat yang Murah Meriah

Ramuan Tradisional Benar Berkhasiat?

Kalaulah kita hitung bahwa setiap kali saya datang ke dokter 400 ribu, jadi untuk batuk seperti itu aja pengeluran minimumnya adalah 800 rebu (gede bagi seorang PNS, ini sama dengan honor jadi moderator seharian atau bisa juga buat ngemil 34 bungkus Tempe Gila atau bisa makan 30 buah Cheesecake-nya Cizz). Balik lagi ke cerita, saat itu driver kantor (dia gak mau disebut sopir) yang akan mengantar kita rapat melihat saya tersiksa dengan batuk parah. Kemudia dia berinisiatif untuk membawa kita ke kedai jamu ini. Dia cerita bahwa sudah banyak temen-temen sekantor yang dia bawa ke kedai jamu itu. Saya sebagai “orang modern” sebenarnya tidak terlalu percaya yang diceritakan, karena banyak cerita bahwa jamu tradisional yang ada senarnya bukanlah ramuan tradisional murni tetapi telah dicampur obat-obat lain.

Ramuan Tradisional disesuaikan dengan Jenis Penyakitnya

Singkat kata singkat cerita, dikedai tersebut saya minum jamu untuk khusus untuk batuk angin (saran pelayan kedainya, katanya itu batuk karena angin). Ternyata ada dua jenis ramuan tradisional untuk batuk yaitu batuk angina dan batuk flu. Setelah minum ramuan tradisional tadi itu, batuk saya langsung berhenti, ajaib sekali, it’s magic. Walaupun ditengah perjalanan menuju Bogor, si batuk bandel itu mulai datang lagi. Saya kemudian mencoba minum jamu itu untuk 3 hari kedepan, karena saya sudah agak malas pergi ke dokter. Setelah 3 (tiga) hari saya minum ramuan tradisional ini, saya benar-benar sembuh. Baru deh saya percaya, bahwa ramuan tradisional yang dinamakan Bukti Mentjos ini bisa menjadi perantara karunia Allah dengan memberikan kesembuhan.

Akhirnya saya rutin pergi ke sana (gak rutin deng kalo gak enak badan aja), minimal untuk minum jamu sehat. Oh iya sebagai perbandingan, berapa biaya total untuk sembuh dari batuk tadi?. Totalnya hanya Rp 39.000 saja (Rp 22.000 biaya seduh ditempat dan Rp 8.500 kali 2 bungkus jamu). Hemat banget kan. Jadi hasil ke bogor dapat honor moderator Rp 580.000, jadi masih bisalah untuk makan siang di Hanamasa plus nonton the Avenger di Metropole.

Produk-Produk Ramuan Tradisional

Bagi yang bertanya mana penjelasan tentang jamu kuat nya, kita akan bahas selanjutnya. Saat ini atau mungkin dari dulu, seperti tercantum dalam brosurnya setidaknya ada 59 produk jenis ramuan tradisional yang disediakan. Baik ramuan tradisional untuk mencegah maupun menyembuhkan penyakit. Dimulai dari ramuan tradisional untuk menyembuhkan sampai dengan jamu kuat. Eiiit, maksud jamu kuat disini bukan jamu kuat pria ya, tapi ramuan tradisional untuk membuat badan tetap/tambah sehat. Walaupun ada juga produk untuk keperluan “itu”, tapi namanya bukan jamu kuat tapi Jamu Satria+Ginseng (bilang aja No 15). Untuk no. 15, “mungkin” harganya lebih mahal karena plus ginseng (belum pernah nyoba sih makanya mungkin). Khasiat no 15 ini adalah ‘untuk KESEHATAN dan VITALITAS pria agar badan sehat dan PERKASA. Menambah tenaga dan syahwat.’ (saya kutip habis kata-kata dibrosur sampai huruf kapitalnya). Selanjutnya kalau saya kesana lagi, akan saya coba no 15, hehehehe.

Selain ramuan tradisional tadi, ada juga jamu untuk bersalin lengkap. Zaman old dulu, ibu-ibu yang akan dan sesudah melahirkan biasanya berlangganan jamu seperti ini. Sekarang kayaknya sudah tidak lagi ya, gantinya sekarang, ibu-ibu yang akan dan sesudah melahirkan minum susu-nya si sapi. Selain jamu-jamu yang diseduh atau digodok, ada juga produk lain seperti bedak-bedak dan minuman tradisional. Bedak-bedak tradisional yang juga ramuan tradisional seperti bedak dingin (Bedak Warnasari) berkhasiat untuk ‘menghaluskan dan mempercantik kulit muka cakep bercahaya’(kutipan langsung brosurnya). Bicara tentang bedak sejenis ini, saya jadi ingat almarhum nenek saya yang rajin pake bedak semacam ini, sehingga hasilnya tidak mengecewakan (tidak kalah dengan wanita sekarang yang perawatan di klinik kecantikan Bi Eha). Untuk minuman seperti kunyit asam yang berkhasiat ‘melancarkaan pecernan, menjaga kelangsingan tubuh, menyehatkan dan menyegerakan tubuh’ juga ada. Demikian curhatan saya tentang ramuan tradisional untuk jamu kuat yang murah meriah.

My Blog, My Words, My Adventures.

Similar Posts

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *